Jasa backup dan recovery data adalah layanan merancang, memasang, dan mengonfigurasi sistem cadangan data, serta memastikan data bisa dipulihkan saat terjadi kerusakan perangkat, kesalahan penghapusan, serangan ransomware, atau musibah di lokasi. Multimedia Sarana Solusi (MMS), berkantor di Jakarta, menyediakan konsultasi strategi backup, setup, konfigurasi, pengujian restore, dan maintenance (preventive maintenance/PM dan corrective maintenance/CM).
- Layanan: konsultasi strategi backup, setup, konfigurasi, uji restore, maintenance (PM & CM)
- Objek backup yang umum: server fisik dan virtual, komputer karyawan, file server atau NAS, database, email, dan aplikasi bisnis
- Lokasi: Gedung Nucira Lt 1, Jl MT. Haryono Kav.27, Jakarta 12820
- Kontak: Konsultasi via WhatsApp atau lihat halaman kontak.
Backup dan recovery: apa bedanya?
Backup adalah membuat salinan data dan menyimpannya di tempat terpisah dari data aslinya. Recovery adalah mengembalikan data dari salinan itu saat data asli hilang atau rusak. Keduanya tidak terpisahkan: backup yang tidak pernah diuji pemulihannya belum bisa dianggap aman.
Dua angka menentukan rancangannya: RPO (berapa banyak data terbaru yang masih boleh hilang) dan RTO (berapa lama layanan boleh mati sebelum pulih). RPO menentukan seberapa sering backup dijalankan, sedangkan RTO menentukan seberapa cepat pemulihan harus bisa dilakukan.
Jenis backup: full, incremental, dan differential
| Jenis | Cara kerja | Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|---|---|
| Full | Menyalin seluruh data setiap kali dijalankan | Pemulihan paling sederhana | Memakan ruang dan waktu terbanyak |
| Incremental | Menyalin hanya perubahan sejak backup terakhir (jenis apa pun) | Cepat dan hemat ruang | Pemulihan membutuhkan full backup dan seluruh incremental setelahnya |
| Differential | Menyalin perubahan sejak full backup terakhir | Pemulihan hanya butuh full backup dan differential terakhir | Ukuran bertambah setiap hari sampai full backup berikutnya |
Banyak organisasi menggabungkan full backup berkala (misalnya mingguan) dengan incremental atau differential di antaranya.
Lokasi dan media penyimpanan backup
- Lokal (NAS atau disk di kantor): pemulihan cepat, tetapi ikut hilang jika terjadi musibah di lokasi yang sama.
- Lokasi lain (kantor cabang atau data center): melindungi dari musibah di satu lokasi.
- Cloud: mudah diperluas dan berada di luar lokasi, dengan pertimbangan biaya berulang dan kecepatan pemulihan data berukuran besar.
- Salinan offline atau tidak dapat diubah: terputus dari jaringan atau terkunci terhadap perubahan, sehingga tidak ikut terenkripsi saat terkena ransomware.
Penyedia layanan cloud seperti email atau penyimpanan berbasis langganan umumnya menjaga ketersediaan layanannya, tetapi perlindungan terhadap penghapusan dan kesalahan pengguna pada dasarnya tetap menjadi tanggung jawab pemilik data. Untuk perangkat NAS Synology, lihat pembahasan khusus kami di halaman backup NAS Synology.
Skenario pemulihan data
| Skenario | Yang dibutuhkan | Pendekatan umum |
|---|---|---|
| File terhapus atau tertimpa | Versi file atau backup berkala | Mengembalikan file atau folder dari titik waktu sebelumnya |
| Server atau disk rusak | Backup tingkat server atau image mesin virtual | Memulihkan ke perangkat pengganti atau mesin virtual baru |
| Ransomware | Salinan bersih yang terpisah dari jaringan utama | Membersihkan lingkungan lebih dulu, lalu memulihkan dari titik sebelum infeksi |
| Lokasi tidak dapat diakses (kebakaran, banjir) | Salinan di lokasi lain atau cloud dan rencana pemulihan tertulis | Memulihkan layanan penting di lokasi alternatif |
Layanan jasa backup dan recovery data di MMS
1. Konsultasi strategi backup
Kami memetakan data dan sistem yang perlu dilindungi, menentukan RPO dan RTO, masa simpan (retensi), serta lokasi dan media backup yang sesuai.
2. Setup
Pemasangan perangkat dan penyiapan media penyimpanan backup, termasuk koneksi ke server dan komputer yang akan dicadangkan.
3. Konfigurasi dan uji restore
Pengaturan jadwal, jenis backup, retensi, enkripsi, hak akses, dan notifikasi saat backup gagal. Hasilnya diuji lewat simulasi pemulihan, bukan hanya dilihat dari status backup yang tampil sukses.
4. Maintenance (PM & CM)
- Preventive Maintenance (PM): pemeliharaan terjadwal untuk menjaga sistem backup tetap andal, misalnya memeriksa hasil backup, kapasitas penyimpanan, dan menguji pemulihan secara berkala.
- Corrective Maintenance (CM): penanganan backup yang gagal dan pemulihan data dari backup saat terjadi insiden.
Pertanyaan yang perlu diajukan ke penyedia jasa backup
- Berapa RPO dan RTO yang dapat dicapai untuk data dan sistem Anda?
- Di mana salinan disimpan, dan siapa yang dapat mengakses atau menghapusnya?
- Apakah ada uji pemulihan berkala dan laporan hasilnya?
- Bagaimana enkripsi diterapkan dan siapa yang memegang kuncinya?
- Apa yang terjadi saat backup gagal: apakah ada notifikasi dan siapa yang menindaklanjuti?
- Bagaimana nasib data jika kerja sama berakhir?
Mengapa memilih MMS untuk backup dan recovery data?
MMS memiliki pengalaman dalam melakukan backup dan recovery data. Kami tidak berhenti pada "backup sudah berjalan": strategi dirancang sesuai kebutuhan, dikonfigurasi, diuji lewat simulasi pemulihan, dan dilanjutkan dengan maintenance berkelanjutan (PM dan CM).
Konsultasi via WhatsApp atau lihat halaman kontak.
Layanan terkait: backup NAS Synology, instalasi server, migrasi data center, dan instalasi firewall Fortinet untuk mengamankan jaringan tempat data berada.
Pertanyaan yang sering diajukan
Apa saja yang termasuk dalam jasa backup dan recovery data MMS?
Layanan MMS mencakup konsultasi strategi backup, setup, konfigurasi (jadwal, retensi, enkripsi, dan akses), pengujian restore, serta maintenance. Maintenance terdiri dari preventive maintenance (PM) berkala dan corrective maintenance (CM) saat terjadi gangguan, termasuk pemulihan data dari backup saat insiden.
Apa bedanya backup dan recovery data?
Backup adalah proses membuat salinan data dan menyimpannya di tempat terpisah. Recovery adalah proses mengembalikan data dari salinan tersebut saat data hilang atau rusak. Backup yang tidak pernah diuji pemulihannya belum bisa dianggap aman.
Mana yang sebaiknya dipilih: full, incremental, atau differential backup?
Full backup menyalin seluruh data dan paling sederhana saat dipulihkan, tetapi memakan ruang dan waktu terbanyak. Incremental hanya menyalin perubahan sejak backup terakhir, sehingga hemat ruang tetapi pemulihan membutuhkan rangkaian backup. Differential menyalin perubahan sejak full backup terakhir, sehingga pemulihannya lebih ringkas daripada incremental. Banyak organisasi menggabungkan full berkala dengan incremental atau differential harian.
Seberapa sering data perlu di-backup?
Frekuensi ditentukan oleh seberapa banyak data terbaru yang masih bisa diterima hilang (RPO). Data yang berubah terus-menerus dan kritis membutuhkan backup lebih sering daripada arsip yang jarang berubah. MMS membantu menentukannya saat konsultasi.
Apakah backup bisa memulihkan data setelah terkena ransomware?
Bisa, selama ada salinan bersih yang tidak ikut terenkripsi, misalnya salinan terpisah dari jaringan utama, offline, atau tidak dapat diubah. Pemulihan juga memerlukan pembersihan lingkungan lebih dulu agar infeksi tidak terulang. Karena itu strategi backup perlu dirancang berlapis.
Apakah data bisa dipulihkan jika tidak ada backup dan disk rusak fisik?
Tanpa backup dan dengan kerusakan fisik pada media, pemulihan memerlukan penanganan khusus dan tidak selalu berhasil. Itulah alasan backup dibuat sebelum insiden terjadi.
Berapa biaya jasa backup dan recovery data?
Biaya bergantung pada volume data, jumlah perangkat yang dicadangkan, kebutuhan salinan di lokasi lain, serta lingkup layanan yang dipilih. Hubungi MMS untuk konsultasi dan penawaran sesuai kebutuhan Anda.
Tinggalkan Komentar